Sabtu, 21 Juli 2018

MINIMNYA TENAGA PENGAJAR: Kendala Utama TK NU Nurun Nawawi di Desa Pesanggrahan



TK merupakan sekolah untuk anak-anak  berusia 4-6 tahun dalam bentuk pendidikan formal. Pendidikan taman kanak-kanak sendiri merupakan pendidikan yang memiliki peran yang sangat penting untuk pengembangan kepribadian anak serta untuk mempersiapkan mereka untuk memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Di taman kanak-kanak ini, anak-anak diberikan rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan. Tujuan utama TK adalah untuk mempersiapkan anak dengan memperkenalkan berbagai pengetahuan, sikap, perilaku, dengan cara yang menyenangkan. TK sebagai taman bermain yang indah, nyaman dan gembira bagi anak untuk bersosialisasi dengan teman sebayanya.
Di kabupaten Bangkalan sendiri, sudah terdapat banyak taman kanak-kanak di setiap kecamatan maupun desa, tidak terkecuali dengan desa Pesanggrahan. Di desa yang memiliki tujuh dusun ini, sudah memiliki beberapa TK yang tersebar di beberapa dusunnya, salah satunya terdapat TK yang berada di dusun Prompong yang bernama TK NU Nurun Nawawi. Di TK ini, terdapat 21 murid dimana dibagi menjadi nol kecil (A) yang berjumlah 9 murid, nol besar (B) yang berjumlah 12 murid, dan 1 guru yang bernama Ibu Ni’mah. Kurangnya tenaga pengajar di TK NU Nurun Nawawi ini menjadi Kendal yang paling utama dalam proses belajar mengajar. Hal ini disebabkan oleh 2 tenaga pengajar sebelumnya telah mengundurkan diri dan hingga saat ini pihak yayasan TK NU Nurun Nawawi masih mencari tenaga pengajar baru.
Menurut Ibu Emy selaku ketua yayasan TK NU Nurun Nawawi, lamanya proses pencarian tenaga pengajar baru ini dikarenakan sedikitnya guru yang berminat untuk mengajar di taman kanak-kanak karena minimnya jaminan kesejahteraan guru TK dan sulitnya mengatur anak-anak dalam proses belajar mengajar. Untuk saat ini, pihak yayasan sangat merasa terbantu dengan adanya mahasiswa-mahasiswi KKN yang berada di desa Pesanggrahan karena telah meluangkan waktunya untuk bersedia mengajar dan membagikan ilmunya untuk anak-anak selama masa pengabdian KKN berlangsung.
TK NU Nurun Nawawi dibangun diatas tanah milik warga yang dulunya dibangun secara gotong royong untuk ditempati Pondok Pesantren. Namun karena beberapa alasan, bangunan tersebut tidak ditempati dan pada tahun 2009 digunakan menjadi tempat sekolah taman kanak-kanak karena belum terdapat TK di sekitar dusun tersebut. Karena semakin banyaknya minat wali murid untuk memberikan pendidikan TK untuk anak-anaknya, maka semakin banyak jumlah murid yang ada di TK NU Nurun Nawawi. Menurut Ibu Ni’mah, karena alasan tersebut pihak yayasan ingin mendirikan bangunan baru yang akan menjadi sekolah baru bagi anak-anak TK tersebut agar lebih memadai mengingat fasilitas di TK tersebut yang masih minim.

Kemajuan akademis seharusnya diimbangi dengan fasilitas yang lebih memadai dan tidak menjadi satu-satunya tujuan pendidikan proses pengembangan pengetahuan pola pikir dan pertumbuhan anaklah yang paling penting. Sebuah pendidikan yang diberikan oleh seorang guru dengan kasih sayang akan membentuk karakter anak yang positif. “Bermain sambil belajar dan belajar seraya bermain merupakan cara terbaik untuk mengembangkan potensi anak sebelum menginjak sekolah dasar”.

Penulis : Monica Aprillia
Editor  : Ainur Inas Annisa

0 komentar:

Posting Komentar