Senin, 23 Juli 2018

Bimbingan Belajar Sebagai Sarana Pendidikan Tambahan dan Pengembangan Kemampuan


           Bimbingan belajar atau yang biasa disebut les merupakan suatu sarana untuk membantu peserta didik untuk mengembangkan kemampuan belajar dalam rangka mengikuti pendidikan sekolah atau madrasah dan belajar secara mandiri. Keberadaan lembaga bimbingan belajar menjadi pelengkap bagi sekolah. Lembaga bimbingan belajar tidak mengganggu eksistensi sekolah karena dilakukan diluar jam pelajaran sekolah. Biasanya, les dilakukan siang hari setelah pulang sekolah maupun malam hari.
            Menurut salah satu anak desa Pesanggrahan yang bernama Rama, ia mengatakan bahwa terdapat beberapa tempat les yang berada di desa Pesanggrahan dan ada les yang diikutinya, yaitu les bahasa Inggris dan Matematika yang diadakan hari Jumat malam dan Sabtu malam pada jam 19.00 sampai dengan 21.00. Menurutnya, bimbingan belajar tidak mengganggu waktu bermainnya dan justru menjadikan dia lebih memahami pelajaran yang ada di sekolah.

            Tim KKN 04 yang berada di desa Pesanggrahan ini juga membuka les untuk anak-anak sekitar posko selama masa pengabdian. Banyak anak yang datang untuk mengerjakan PR baik sore maupun malam hari sesuai waktu yang mereka bisa. Menurut salah satu wali murid yang pernah mendatangi posko KKN 04, beliau merasa sangat terbantu atas keberadaan mahasiswa KKN karena telah bersedia meluangkan waktunya untuk membimbing anaknya dalam belajar dan mengerjakan PR karena meminimalisir anaknya melakukan hal yang kurang bermanfaat.
            Selain melakukan pembelajaran, anak-anak juga diajak untuk bercerita dan membagikan pengalaman dan keinginannya di masa depan. Banyak anak-anak yang mengutarakan keinginan dan cita-citanya seperti ingin menjadi dokter, polisi, TNI, guru, dan sebagainya. Tetapi, ada juga anak yang merasa belum mempunyai cita-cita karena dia merasa takut terbawa pergaulan lingkungan sekitar yang saat ini semakin mengkhawatirkan.
             Bimbingan belajar seharusnya menjadi hal yang tidak dipaksakan oleh orang tua serta tidak menjadikan beban bagi anak-anak dan tidak menghilangkan waktu bermain mereka mengingat anak-anak mudah stres dan mudah bosan. Penyelenggara bimbingan belajar sebaiknya mengemas pembelajaran semenarik mungkin dan menyenangkan.

Penulis : Siti Lutfiah dan Nurussobah

Editor  : Ainur Inas Annisa

0 komentar:

Posting Komentar